Never regret a day in ur life, GOOD day give u HAPPINESS, BAD day give u EXPERIENCE, both are essential to life, all are GOD BLESSINGS....
Sunday, February 26, 2012
It's my life, it's my blog: Libur Tlah Tiba.....
It's my life, it's my blog: Libur Tlah Tiba.....: libur tlah tiba libur tlah tiba.. hore hore.... akhirnya UAS telah selesai, sekarang tinggal menunggu hasil... semoga tidak ada yang her.. ...
Libur Tlah Tiba.....
libur tlah tiba libur tlah tiba.. hore hore....


akhirnya UAS telah selesai, sekarang tinggal menunggu hasil... semoga tidak ada yang her.. AMiinn.. 

tapi setelah UAS jadi bingung mau bikin apa, dulu pas UAS maunya waktu cepat berlalu dan segera libur, tapi pas libur eh malah ngerasa kurang kerjaan ... he he begitulah manusia yaaa
untuk mengisi waktu liburan, tadi saya jalan2 ke Monas dengan teman saya Evi n Cita... kami perginya sekitar jam 6, dengan harapan dapat Busway rp2000 (strategi hemat anak kosan), selain itu karna si Evi juga mau senam ria yang rutin diadakan di Monas tiap minggunya.... sesampainya di Halte Busway, ternyata harapan kami hancur....


kami tidak dapat busway rp2000... tapi lebih asik soalnya ternyata busway hari ini Gratis tis tis tis.... huahaha hahah.... coba tiap hari gini, setiap hari deh sya naik busway, kalo perlu pindah aja ke Salemba (dekat kampus kedoknya UI, biar keren... he he) dan naik busway bolak balik kosan-STIS... he he... dasar ngareppp... watak orang Indonesia, sukanya yang gratis gratis aja... 

sampai di Monas, karena saya gak pake pakaian olah raga, jadi deh sya gak bisa ikut senam bareng Cita n Evi, akhirnya saya memutuskan untuk jalan2 keliling monas aja.... monas hari ini rameee sangat.. ya ialah, secara ini hari minggu gitu loh....

sambil berjalan mengitari tugu kebanggan bangsa kita ini, saya memasag mata yg tajam.. mencari kalau kalau ada Bambang Pamungkas yang lewat.... eh tapi setelah mengitari monas selama kurang lebih satu setengah jam ditemani sebotol Aqua dan sepotong Donat ternyata sepotong pun Bambang Pamungkas gak ada yang nongol....

emang belum jodoh kalii ya saya ketemu BEpe.... tapi suatu saat pasti ketemu... Amiii



pulang dari Monas, kami naik busway lagi... gratiss lageee... he he.. emang asik yaaa kalau bicara soal yang gratis gratis ... tapi ternyata kami transit di tempat yang keliru, kami naik busway di Halte Balai Kota di dekat monas jurusan Pulogadung yang warnanya biru... lalu transit di Halte Cempaka Timur, dan ternyata oh ternyata halte cempaka timur itu adalah halte di depan ITC Cempaka Mas yang punya jembatan yang panjangnya panjaaaannggg banget... jaraknya mungkin dari kosaku sampe kampus.. he he lebay.. tapi emang bener panjaaaang banget.. dan kami harus melewati jembatan itu untuk transit menuju halte Cawang UKI dan selanjutnya ambil Busway ke Kampung Melayu lagi... huffft perjalanan yang cukup panjang.... tapi itulah pengalaman, pengalaman adalah guru yang baik... he he



Okkee sekian dulu ceritanya.... besok dilanjut lagggiii .....
tapi setelah UAS jadi bingung mau bikin apa, dulu pas UAS maunya waktu cepat berlalu dan segera libur, tapi pas libur eh malah ngerasa kurang kerjaan ... he he begitulah manusia yaaa
untuk mengisi waktu liburan, tadi saya jalan2 ke Monas dengan teman saya Evi n Cita... kami perginya sekitar jam 6, dengan harapan dapat Busway rp2000 (strategi hemat anak kosan), selain itu karna si Evi juga mau senam ria yang rutin diadakan di Monas tiap minggunya.... sesampainya di Halte Busway, ternyata harapan kami hancur....
sampai di Monas, karena saya gak pake pakaian olah raga, jadi deh sya gak bisa ikut senam bareng Cita n Evi, akhirnya saya memutuskan untuk jalan2 keliling monas aja.... monas hari ini rameee sangat.. ya ialah, secara ini hari minggu gitu loh....
sambil berjalan mengitari tugu kebanggan bangsa kita ini, saya memasag mata yg tajam.. mencari kalau kalau ada Bambang Pamungkas yang lewat.... eh tapi setelah mengitari monas selama kurang lebih satu setengah jam ditemani sebotol Aqua dan sepotong Donat ternyata sepotong pun Bambang Pamungkas gak ada yang nongol....
emang belum jodoh kalii ya saya ketemu BEpe.... tapi suatu saat pasti ketemu... Amiii
pulang dari Monas, kami naik busway lagi... gratiss lageee... he he.. emang asik yaaa kalau bicara soal yang gratis gratis ... tapi ternyata kami transit di tempat yang keliru, kami naik busway di Halte Balai Kota di dekat monas jurusan Pulogadung yang warnanya biru... lalu transit di Halte Cempaka Timur, dan ternyata oh ternyata halte cempaka timur itu adalah halte di depan ITC Cempaka Mas yang punya jembatan yang panjangnya panjaaaannggg banget... jaraknya mungkin dari kosaku sampe kampus.. he he lebay.. tapi emang bener panjaaaang banget.. dan kami harus melewati jembatan itu untuk transit menuju halte Cawang UKI dan selanjutnya ambil Busway ke Kampung Melayu lagi... huffft perjalanan yang cukup panjang.... tapi itulah pengalaman, pengalaman adalah guru yang baik... he he
Okkee sekian dulu ceritanya.... besok dilanjut lagggiii .....
Saturday, February 04, 2012
Karunia Memberi
Legeda kuno menceritakan seorang petapa yang menemukan batu permata yang sangat berharga. tak berapa lama, dia bertemu dengan seorang Pengembara yang minta sedekah kepadanya. Ketika Petapa membuka tasnya, Pengembara melihat kilauan batu permata. Dengan spontan dia meminta batu permata itu. Tak disangka, Petapa memberikan batu permata itu kepadanya.
Sang Pengembara berlalu dengan kegembiraan yang meluap - luap. Dia sudah membayangkan segepok uang dari hasil penjualan batu permata itu. Tapi beberapa hari kemudian, Pengembara itu menemui Petapa kembali. Dia batal menjual batu permata itu dan mengembalikannya kepada Petapa.
"mengapa Anda mengembalikan batu permata yang berharga ini?" Tanya Petapa
"Saya ingin meminta sesuatu yang lebih berharga dari batu permata ini" jawab Pengembara
"Apa itu?"
"Saya minta diajari supaya bisa memiliki kerelaan hati, seperti ketika Anda memberikan batu permata ini".
sunggu sebuah cerita yang menyadarkanku, kemarin bahkan untuk memasukka uang 20.000 yang ada di saku kantongku ke kotak persembahan pun aku tak rela, padahal itu untuk Tuhan, tapi aku lebih mementingkan makan siang daripada memberi apa yang sebenarnya adalah milik Tuhan juga... sangat menyesal sudah melakukan itu. Maaf Tuhan...


"Sebab jika kamu rela untuk memberi, maka pemberianmu itu akan diterima, kalau pemberianmu itu berdasarkan apa yang ada padamu, bukan berdasarkan apa yang tidak ada padamu" (2 Korintus 8 :12)
Sang Pengembara berlalu dengan kegembiraan yang meluap - luap. Dia sudah membayangkan segepok uang dari hasil penjualan batu permata itu. Tapi beberapa hari kemudian, Pengembara itu menemui Petapa kembali. Dia batal menjual batu permata itu dan mengembalikannya kepada Petapa.
"mengapa Anda mengembalikan batu permata yang berharga ini?" Tanya Petapa
"Saya ingin meminta sesuatu yang lebih berharga dari batu permata ini" jawab Pengembara
"Apa itu?"
"Saya minta diajari supaya bisa memiliki kerelaan hati, seperti ketika Anda memberikan batu permata ini".
sunggu sebuah cerita yang menyadarkanku, kemarin bahkan untuk memasukka uang 20.000 yang ada di saku kantongku ke kotak persembahan pun aku tak rela, padahal itu untuk Tuhan, tapi aku lebih mementingkan makan siang daripada memberi apa yang sebenarnya adalah milik Tuhan juga... sangat menyesal sudah melakukan itu. Maaf Tuhan...
"Sebab jika kamu rela untuk memberi, maka pemberianmu itu akan diterima, kalau pemberianmu itu berdasarkan apa yang ada padamu, bukan berdasarkan apa yang tidak ada padamu" (2 Korintus 8 :12)
Sunday, January 01, 2012
Tahun baru dan tukang tiris minyak
Selamat tahun baru


Salama' taun baru


Happy new year....

Tahun baru kali ini rasanya lebih bermakna ketimbang tahun2 sebelumnya
karena jauh dari kedua orang tua, ini yang pertama kalinya,
tapi karena hal inilah saya jadi bisa lebih memaknai tahun baru ini, sama halnya dengan Natal 25 Desember yang lalu.. 
he he... untuk pertama kalinya saya merasakan tahun baru yang begitu ramai seperti semalam, maklumlah baru pertama datang ke Jakarta sih, di Polewali gak seramai itu... he he..
, kembang api di mana mana dan tak ketinggalan juga kemacetan di hampir setiap perempatan... bikin stress aja deh kayaknya taun baruan di Jakarta, kejebak macet sih.... kalau di suruh milih mending diam di kosan aja, nyalain lilin sendiri dan merenung sendiri.... wkwkwk

Oh ya di tahun baru ini saya mau berbagi sedikit cerita
.. beberapa tahun yang lalu saya pernah nonton sebuah acara TV yang menayangkan tentang tukang tiris minyak di Jakarta, dan tadi siang saya menyaksikannya sendiri di kawasan jakarta utara, mereka berlari mengejar mobil pertamina dan kemudian membuka lubang tempat penampungan dan mengais sisa sisa minyak dari mobil tersebut,, miris memang meliat hal seperti ini terjadi di tengah tengah kita

. tidak pernah menyangka akan melihat langsung pemandangan yang dulu hanya bisa saya lihat di tv tersebut, mereka bertaruh nyawa dengan pekerjaan yang mereka lakoni tersebut, bukan suatu pekerjaan mudah, berkeliaran di tengah jalan raya yang padat menunggu mobil pertamina lewat, dan kemudian berlari mengejarnya, membuka penutup lubang dan meniris minyak dari dalamnya....
itulah potret kehidupan di ibukota tercinta ini, semalam saya menyaksikan kegembiraan sebagian besar orang menyambut tahun baru tapi tadi pagi pemandangan gembira itu berganti menjadi perasaan miris melihat mereka para tukang tiris minyak di kawasan Jakarta Utara...

apaka semalam mereka juga menikmati Tahun baru? apakah mereka juga menikmati hidangan nikmat seperti yang dirasakan oleh sebagian besar orang? kita tidak tahu, yang perlu kita lakukan adala berdoa untuk negeri ini..
berdoa untuk kesejateraannya, ketentramannya dan kemerdekaan setiap warga negaranya... kemerdekaan yang mungkin hanya sebagian orang yang merasakannya, sedangkan mereka yang hidup di jalanan seperti tukang tiris minyak tersebut mungkin masih merasa terjajah ole kerasnya kehidupan yang tak kunjung berpihak pada mereka kaum cilik...

Mari kita maknai tahun baru ini dengan lebih bijak, pergunakan potensi kita masing masing untuk kebaikan bersama negeri kita tercinta.. jika kita mahasiswa pada khususnya, sebagai resolusi tahun baru ini, mari kita memotivasi diri agar bisa berusaha menjadi kaum intelek yang benar benar punya visi untuk membangun bersama bangsa kita..
.. mari kita jauhkan sifat malas dalam diri kita... ayooo kaum muda semangat!!!!!
Salama' taun baru
Happy new year....
Tahun baru kali ini rasanya lebih bermakna ketimbang tahun2 sebelumnya
he he... untuk pertama kalinya saya merasakan tahun baru yang begitu ramai seperti semalam, maklumlah baru pertama datang ke Jakarta sih, di Polewali gak seramai itu... he he..
Oh ya di tahun baru ini saya mau berbagi sedikit cerita
apaka semalam mereka juga menikmati Tahun baru? apakah mereka juga menikmati hidangan nikmat seperti yang dirasakan oleh sebagian besar orang? kita tidak tahu, yang perlu kita lakukan adala berdoa untuk negeri ini..
Mari kita maknai tahun baru ini dengan lebih bijak, pergunakan potensi kita masing masing untuk kebaikan bersama negeri kita tercinta.. jika kita mahasiswa pada khususnya, sebagai resolusi tahun baru ini, mari kita memotivasi diri agar bisa berusaha menjadi kaum intelek yang benar benar punya visi untuk membangun bersama bangsa kita..
Thursday, December 29, 2011
Polewali...



ternyata, seindah-indahnya dan seramai ramainya ibukota tidak bisa dibandingkan dengan kebahagiaan tinggal di kampung sendiri...
STIS hanya memberikan libur tiga hari untuk natal dan tahun baru bisa dikatakan tidak ada libur, karena momennya adalah di hari minggu, ya ialah gak tahun baru juga hari minggu libur kalii...
Subscribe to:
Posts (Atom)